Rachman ray's Blog

Gathering Imers Jakarta

Posted in Event by rachmanrichman on May 3, 2014

Ikutan imers gathering jakarta sabtu ini dengan materi tentang optimasi menggunakan youtube dan G+. Pengen tau banyak bagaimana cara optimasi via youtube dimana pemateri oleh Adryan, tp sayang banget materi yg dimulai dr jam 9 pagi sedang saya baru sampai di lokasi di BPPT Thamrin Jakarta jam 11.

Gathering imers jakarta baru kali ini saya ikuti dan peserta yg datang ternyata cukup banyak baik pria maupun wanita. Ini juga membuktikan bahwa memang benar kalau saat ini di Indonesia banyal sekali para pelaku bisnis online.

Detik detik Leg 2 semifinal Liga Champion 2014 Munchen vs Madrid

Posted in Uncategorized by rachmanrichman on April 30, 2014

Saat ini menunjukkan jam 0.59 Wib yang artinya sudah lewat dari tengah malam mata saya masih belum terpejam. Ini bukan karena memang saya belum bisa tertidur, ini karena memang saya sengaja untuk menahan kantuk saya menunggu pertandingan semifinal leg 2 dimana Real Madrid akan bertandang ke kandang Bayern Munchen.
Pada pertandingan leg pertama di Santiago Barnabeu kandang Madrid sukses mengalahkan Munchen walaupun dengan negatif football atau strategi bertahan yang Madrid peragakan walaupun mereka bermain dikandang sendiri dihadapan para pendukung/supporternya.
Entah kenapa para lawan dari tim yang memeragakan ball possession ataulebih dikenal dgn sebutan tiki taka akan menerapkan strategi bertahan seperti yang Madrid lakukan di leg pertama walaupun dihadapan para pendukungnya sendiri. Apakah memang hanya dengan menerapkan strategi tsb akan bisa meredam gaya tiki taka?
Sesaat lagi akan kita saksikan bagaimana Ancelotti pelatih Madrid yang akan menerapkan strateginya dikandang Munchen yang dilatih Pep Guardiola kali ini apakah akan seperti saat bermain di kandang dimana merekamenang dgn skor 1-0 denagn Benzema sebagai si pencetak gol hasil serangan balik yang cepat melalui assist dr Contreao.

Malam Pergantian Tahun 2013-2014

Posted in catatan ringan Rachman ray by rachmanrichman on January 1, 2014

Melewati malam tahun baru 2014 kali ini saya mencoba mengunjungi Jakarta Night Festival untuk malam tahun baru yang sudah kali kedua diselenggarakan di Jakarta. Saya memutuskan untuk memarkirkan kendaraan motor saya di Parkir Timur Senayan karena area Jakarta Night Festival yang di clearkan untuk kendaraan bermotor. Area festival itu sendiri terbentang dari sepanjang jalan Sudirman sampai jalan MH. Thamrin. Dari Parkir Timur saya menaiki BusWay TransJakarta yang ternyata hanya bisa sampai ke halte Setiabudi, dari situ para pengunjung bisa jalan kaki menuju spot Acara yang lumayan cukup jauh hehhehe, tapi karena banyaknya pengunjung yang berjalan kaki menuju lokasi jadi tidak terasa lelahnya.

Camera 360Sepanjang menuju lokasi sesekali  saya berhenti untuk mengabadikan momen momen dengan menggunakan smartphone saya. Memasuki jalan MH. Thamrin para pengunjung terlihat makin banyak karena disitu terdapat 3 panggung, panggung pertama yang saya temui yang menampilkan wayang kulit sebagai sajian acaranya. Melewati panggung tersebut beberapa meter terdapat dua buah panggung yang lokasinya berseberangan jalan satu sama lain walaupun tidak tepat berseberangan. Panggung satu menampilkan musik-musik dangdut dan panggung lainnya diseberang menampilkan musik Pop dan Rock.  Mengetahui padatnya kedua panggung tersebut sehingga sulit untuk dilalui karena saking padatnya panggung2 tersebut oleh para pengunjung yang menonton, saya memutuskan untuk berhenti dan tidak menerobos melanjutkan perjalanan sampai ke panggung utama di Bunderan HI.

Melihat jembatan Halte Busway TransJakarta (yang saya tidak tahu nama Camera 360halte nya :p)  yang berada diantara dua panggung tersebut saya pun naik karena sepertinya spot yang bagus untuk melihat crowd diantara area panggung-panggung pertunjukan tersebut. Diatas jembatan Busway tersebut yang juga sesak oleh para pengunjung saya mencari tempat yang pas dan leluasa untuk melihat area acara dibawah saya. Dan kemudian saya mengeluarkan smartphone saya dan saya arahkan ke arah Bundaran HI dan panggung yang menampilkan musik Pop Rock. Ditempat itulah saya mengabadikan momen pergantian tahun 2014.

SELAMAT TAHUN BARU 2014.

Camera 360 Camera 360 Camera 360 Camera 360 Camera 360

Sikut-sikutan Politikus Menjelang 2014

Posted in catatan ringan Rachman ray by rachmanrichman on February 23, 2013

by Ray

uploads--1--2013--02--14031-luthfi-hasan-ishaaqSebetulnya saya kurang suka dengan hal yang berbau politik, tetapi entah kenapa saya selalu mengikuti perkembangan perpolitikan di tanah air baik melalui media televisi maupun di internet. Di awal bulan-bulan tahun 2013 ini peta perpolitikan di tanah air semakin meningkat dan memanas saja. Apalagi beberapa kasus korupsi belakangan yang notabene merupakan kasus besar yang sedang ditangani oleh KPK melibatkan para politikus di negeri ini. Seperti misalnya kasus hambalang dan yang terakhir adalah kasus korupsi kuota daging sapi impor yang keduanya melibatkan pimpinan tertinggi di dua partai besar. (more…)

Tagged with:

Banjir… Oh Banjirrrrr

Posted in catatan ringan Rachman ray by rachmanrichman on January 24, 2013

banjir bekasiSudah selama kurang lebih 30 tahun lamanya keluarga kami tinggal di komplek pengairan Bekasi, dan baru kali ini mengalami yang namanya kebanjiran. Rumah yang saat ini hanya ditinggali kedua orang tua saya karena anak-anaknya telah menempati rumah yang terpisah dari orang tua kami, walaupun kami masih tinggal di seputaran Bekasi juga.

Walaupun komplek tempat tinggal rumah orang tua saya berada di samping kali bekasi dan dekat sekali dengan bendungan bekasi yang berjarak hanya beberapa meter saja, tetapi tidak pernah mengalami kebanjiran. Kalaupun pernah mengalaminya air banjir hanya sampai di belakang komplek dan sempat menenggelamkan Mall Mega Bekasi yang juga berada di belakang tetapi tidak sampai menuju ke rumah. (more…)

Oh Uang….

Posted in catatan ringan Rachman ray by rachmanrichman on January 15, 2013

by. Ray

Uang kuAdakah dijaman sekarang yang serba materialistis orang tidak perlu dengan UANG? Rasanya semua orang saat ini gencar-gencaran untuk mengejar uang. Mereka dan kita lakukan apa saja untuk mendapatkannya, memperkaya diri sendiri, walaupun dengan jalan yang tidak selalu benar, walaupun dengan jalan yang memang benar-benar tidak benar.

Mereka berkata dengan uang kita bisa membeli segalanya, bahkan bisa membeli kebahagiaan sekalipun. “Gua lebih milih nangis di ferrari punya sendiri daripada nangis di bus umum”, kalimat yang merefleksikan bahwa pada saat bersedihpun lebih baik dalam keadaan berlebih/ punya banyak uang daripada dalam keadaan miskin dan tidak punya uang. (more…)