Rachman ray's Blog

Oh Uang….

Posted in catatan ringan Rachman ray by rachmanrichman on January 15, 2013

by. Ray

Uang kuAdakah dijaman sekarang yang serba materialistis orang tidak perlu dengan UANG? Rasanya semua orang saat ini gencar-gencaran untuk mengejar uang. Mereka dan kita lakukan apa saja untuk mendapatkannya, memperkaya diri sendiri, walaupun dengan jalan yang tidak selalu benar, walaupun dengan jalan yang memang benar-benar tidak benar.

Mereka berkata dengan uang kita bisa membeli segalanya, bahkan bisa membeli kebahagiaan sekalipun. “Gua lebih milih nangis di ferrari punya sendiri daripada nangis di bus umum”, kalimat yang merefleksikan bahwa pada saat bersedihpun lebih baik dalam keadaan berlebih/ punya banyak uang daripada dalam keadaan miskin dan tidak punya uang. Mungkin ada benarnya lebih baik menangis dalam keadaan kaya daripada nangis dalam keadaan bangkrut atau No Money.

Itulah kenapa orang berlomba memperbanyak saldo dalam rekening bank nya. Bagai mengejar tikus yang tidak pernah berhenti berlari. Tapi dalam upaya itu apakah harus ada yang dikorbankan? Kehidupan sosial misalnya, atau mengorbakan keluarga sendiri.berkutat tanpa henti, setiapa detik, menit,jam, setiap waktu, bahkan sehari 24jam terasa kurang.

Dengan mengabaikan pasangan sendiri, bahkan yang menyedihkan adalah dengan mengabaikan anak yang punya hak dan butuh untuk mendapatkan sentuhan kasih, cengkrama dan obrollan canda, walau mereka sudah punya mainanteranyar dan termutakhir yang banyak yang bahkan perlu gudang tersendiri untuk tempan menyimpannya. Kita berpikir dengan memberikan mainan itu semua sudah cukup. Sentuhan, belaian si anak dapatkan dari baby sitter, mereka rela memberikan pengasuhan anak kepada si baby sitter yang pendidikannya tentu tidak lebih baik dari si orang tua, mereka rela si anak tumbuh di bawah pengasuhan si baby sitter, yang akhirnya mereka rela si anak lebih dekat  secara emosional dengan si baby sitter.

Tidak aneh kalau anak-anak sekarang banyak yang berperilaku menyimpang. Jadi apa yang harus dilakukan? Dijaman yang semua serba mahal, kebutuhan semakin meningkat yang harus diimbangi dengan pemasukan. Jawaban saya singkat “ENGGAK TAUUUUUUU”, tanyakan saja ke si mbah Gugel…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: